Aku merasa ada sedikit hati pada Susanti karena kalau sedang ngobrol lebih klop rasanya. HDBokep “Wah, itu kan si Santi lagi sibuk, komputernya lagi dipake tuh”. Deg, aku kaget sekali, pada saat itu bagai disambar petir. Kami pun bercanda dan ngobrol. Belum sempat ada yang menjawab dia sudah mendekati Susana dan mengambil tissue membersihkan cipratan maniku di wajahnya. “Wah ketahuan nih, bandel yah, sembunyiin barang kayak ginian”. Selesai berkata demikian dia langsung pindah tepat duduk ke sebelah kiriku, jadi sekarang aku dalam posisi diapit 2 orang wanita. Aku agak heran mendengar jawaban Susanti, “Wah, ini kan film nggak baik Ti, masa lu mau liat juga nih”, jawabku.




















