Aku berusaha menenangkan diriku, lalu aku pura-pura memanggil namanya lagi. Pak Pardi kemudian naik ke atas, dan saat itu kepala kontol Pak Pardi menyembul dari sisi samping celana kolornya, dan karena celana kolornya basah, tercetak jelas bagian rahasia Pak Pardi.“Pak, kepalanya keluar tuh,” ujarku sambil tertawa. Bokep Crott.. Crott.. Sesampai di gubuk tempat Pak Pardi biasa istirahat dia tak ada. “Enak ya Pak Pardi”
“Enak apanya Mas”
“Pak Pardi sudah jembutan, pasti lebet. Iya Mas Win, enak sekali. Aku tak mensia-siakan kesempatan itu dan segera ikut nongkrong di depannya sambil berusaha membantu padahal tujuanku hanya ingin melihat kontolnya. Aku menahan nafas dan kuperbaiki posisi kontolku karena terasa sangat tidak nyaman. Bapak biasanya kalo ngecrot bareng Atin sering yang kayak gini, Mas Win diem aja yah”Kemudian Pak Pardi mendekatiku, sebagai yang sangat tak berpengalaman jelas




















