Sebab, begitu dia bilang ‘but’, lelaki itu membetot rambut kemaluannya sekuat tenaga. Maudy kembali mendengar, kali ini suara rolling door ditarik turun. Bokep Cairan vaginanya mulai menetes, membasahi seputar liangnya. “Sabar….semua dapet bagian…he…he…” kata si pemegang belati. Wajah Maudy merah padam begitu sadar ia tadi mengalami orgasme.“Tapi…tapi…saya masih perawan…jangan perkosa saya…saya akan beri apapun…” pintanya mengiba. Lelaki yang di bawah, memandang tak berkedip, tonjolan kecil berwarna pink di pangkal vaginanya. “Gimana kita percaya kalau lu nggak mau buktiin.Gue kasih tahu ya…kalau lu ternyata masih perawan, mungkin bisa gue pertimbangkan untuk nggak jadi memperkosa lu!” Maudy terisak. “memiaw lu!” “Gue mau gigit pentil lu…” lelaki satunya tiba-tiba ikut nimbrung. “Ha…ha….ha….ini baru namanya pantat!” seru lelaki yang memangkunya sambil meremas-remas bongkahan daging pantatnya.




















