Tak lama Wati datang dengan membawa tas plastik hitam, aku sapa:
“Beli oleh-oleh ya?”. Video bokep Karena Wati juga belum keluar dr toilet, maka aku tunggu dipintu. “Ini saya beli dodol dan 2 dos untuk Wati, lalu itu bawa apa?” kataku. “Betul” sahuntuku dan Wati kemudian menjatuhkan kepalanya kebahuku lagi. “Oya, sakit apa?” tanyaku. Keharuanku membuat aku mengambil keputusan untuk ikut memberi bantuan pd Wati, aku berbisik:
“Dik Wati, memang berat rasanya buat Wati, saya saat ini masih ada uang tersisa sedikit dalam dompet mungkin dik Wati mau menrimanya” sambil aku membuka dompet dan aku menghitungnya ternyata masih ada 170.000 rph dengan menyisakan 20.000 rph uang yang 150.000 rph kuambil dan kuserahkan dalam genggaman tangannya Wati.“Koh, Wati pinjam ya , nanti Wati angsur tiap bulannya” katanya.




















