Istimewa madjalah madjalah jang kata orang isinja agak ”berat”. Dari bagaimana polisi memberantas para remadja penghisap gandja. HDBokep Biasanja hanja minum kopi segelas. Aku senang padanja. JHendra harus mendjadi anak jang haik., D^n dia harus disekolahkan pada sekolah jang baik. Suasana rumah jang dulu sepi kini semakin sepi Kadang aku sering terbayang wadjah Ajah Terlebih-lebih bila aku duduk diudjung medja dikala makan pagi, seakan akan Ajah duduk didepanku sambil memegang koran.Sebulan kemudian Tanteku, Tante Nora datang dari Bandung. Diluar keinginanku terbatja djuga beberapa artikel. Kata-kata dalam taipan berbunji e bagai berikut:Bila aku meninggal dunia. Biasanja hanja minum kopi segelas. Seperti tertera dalam wasiat* Sarinem ”pelayan rumah” diberi uang sebesar 2.000.000. Meraba Dalam Kelam. Soal kebo-* brokan moral pemuda remadja. Dada ajah terasa akan pecah. Ia seperti seorang guru jang selalu memperhatikan kelakuan




















