Eengghh!” erangku meringis karena kerasnya remasan itu, tubuhku masih meronta pelan. Si sopir mulai menciumi belakang telingaku serta menggelikitik kupingku dengan lidahnya. Bokep HD “Pagi Bang!” balasku. Mana sampahnya, biar Abang bantu beresin!” katanya.Aku membukakan pagar dan mempersilakannya masuk, dia memperhatikanku terus sambil berjalan ke dalam, sesekali matanya mencuri-curi pandang ke belahan dadaku yang menantang di balik belahan dasterku yang rendah, entah dia tahu atau tidak bahwa di baliknya aku tidak memakai apapun lagi.“Sepi yah Non, sendirian di rumah nih? Bang tunggu bentar, di dapur masih ada lagi sampahnya nih, sebentar ya!”, lanjutku lagi.Aku mematikan rokokku dan turun sambil membawa piring dan gelas bekas sarapan tadi, setelah menaruhnya di pencucian aku langsung ke depan membuka pintu. Janjinya sih sore ini dia akan kembali, yah kuharap begitulah karena aku capek sekali selama 3 hari




















