“Sudah sering kejadianya Mbok?” tanyaku. Kuremas-remas lembut. Bokep Giillaa..” Pompaan Mr. Kami saling menatap dalam keadaan bingung dan resah. Oohh…” tergolek kanan kiri kepalanya. Sejak saat itu bila aku pulang dari bepergian maka aku mengunjungi Mrs. Posisi kepalanya nampak seperti di sekitar kemaluan lawannya. Namun secara psikologis justru sebaliknya, aku mulai dapat merasakan suasana rileks dan tentram. Aku tahu itu. Oohh..” Aku menyaksikkan tubuh isteriku terhentak-hentak naik turun akibat sodokan-sodokan yang bertenaga itu. “Ahh…” Ah isteriku akhirnya jebol juga. Luar biasa. Dalam keremangan lampu kamar (kamar lampuku bisa disetel tingkat keterangannya sedemikian rupa) kulihat ada 2 manusia. Di rumah kami tinggal 4 orang saja. “Maafkan isteriku yah” Entah kenapa tiba-tiba mata kami bertatapan kembali. Malah terdengar ketawa kegelian. Ketika sampai kamarnya yang agak sempit itu, kusuruh dia duduk di ranjang. Namun dia




















