Lalu Lia beraksi lagi. Bokep HD Aku langsung mengambil beberapa close-up ke arah tersebut. Walau awalnya malu-malu, lama-lama sepertinya ia excited sendiri, posenya semakin seksi. Aku pun tidak menyesal-nyesal banget. Sementara sisanya berhasil kucetak hitam putih, dengan hasil yang juga menyedihkan. Aku langsung mengambil beberapa close-up ke arah tersebut. Motor drive yang kusetel 2 shot perdetik memboroskan isi film-ku. Pencahayaannya berantakan. Itu pun setelah beberapa kali aku mengatur posenya, lumayan sambil ngelaba-laba sedikit. Wajahnya kusuruh melihat ke arah kamera, lalu kujepret lagi sampai rol terakhir. Aku menyuruh Lia agak rebah di sofa, kemudian kedua lengannya kuangkat hingga posisinya memegang belakang kepalanya.Sambil pura-pura serius mengarahkan, aku melaba lagi, mengelus-elus kulitnya yang mulus. Tapi aku udah seratus persen terangsang, harus dilepasin. Lampu sorot dan pemandangan tubuh Lia membuatku dan Ivan berkeringat.




















