Acara ulang tahunnya biasa-biasa saja. Bokep Namun tak terlihat ada seorangpun tamu di rumah ini kecuali aqu sendiri. Debaran di dalam dadaqu semakin keras dan menggemuruh saat Lidya memeluk dan menciumi wajah serta leherku. Lidya hanya diam saja.“Jangan lupa jam tujuh malam, ya..” kata Tante Amanda mengingatkan.“Iya, Tante”, sahutku.Dan memang tepat jam tujuh malam aqu datang ke rumah Lidya. Dia malah tersenyum. Memang tingkahku tak ubahnya seorang anak balita.Tangisanku baru berhenti setelah Bapak berjanji akan membelikanku motor. Dan jarak umur antara kami cukup jauh juga. Namun aqu disambut Lidya yg memakai baju seperti mau pergi ke pesta saja.




















