Setelah puas menatap keadaanku, Nyonya Hana tidak memberiku pakaian, tetapi langsung menyuruhku untuk masuk ke mobil dan membawaku kembali ke villa. Bokep HD Tubuhku semakin berkeringat dan menggelinjang menahan panas. Sekian banyak tetes lilin mengalir deras di daerah pantatku. Nyonya Hana terus mencambukku sampai sekitar 200 cambukan. Penisku pun mengeras. Keringatku membasahi tubuhku dengan deras membuatku semakin lemas.Sementara itu, punggungku terasa amat sakit akibat cambukan dan bagian depan tubuhku dan daerah sekitar kemaluanku masih memerah akibat siksaan panas lilin tadi malam. Tapi dia tetap tidak perduli. Inilah yang kuimpikan sejak dulu, disiksa dan direndahkan oleh wanita.Setelah puas dengan cambukan, dia melepas ikatan tanganku.




















