Gila, aku tahu kamu protes atas ucapanku, hahahaha. HDBokep mm..” kudengar Nia mengeluh dan kulihat matanya terpejam, meninggalkan garis kepasrahan saat kugenggam susu-nya dengan telapak tanganku. Waktu itu aku sedang menikmati membaca buku komik Jepang Elex Media terjemahan bahasa Indonesia (entah apa judulnya, soalnya aku tak ingin repot mengingatnya). “Ray, aku tidak mau begini.”
“Nia, please..” kukecup bibirnya, sama sekali tidak merasakan penolakannya. Mungkin kalian pernah merasakan (paling tidak sekali) serius menjalin hubungan dengan seseorang, dan begitu pula aku. kk..” tak dapat kutahan nikmat yang menjalar di seluruh pembuluh darahku. “Pulang, pikir dulu perbuatan kamu, baru temui aku lagi!” Huh, ya sudah, pikirku sambil beranjak keluar mengambil sepeda Federal-ku dan ngeloyor pulang. ah.. seandainya saja.. sakit nih..” Ya gimana dong? “Duh.. “Kamu harus mau menjadi pacarku.”
Aih, jadi ini masalahnya. “Ray, aku tidak mau




















