Sesampainya di dalam kamar mandi, aku langsung membuka kaosku dan hanya mengenakan celana pendek.“Sayang.. Bokep Aku mau mandi dulu yah,” katanya.“Ntar keburu kedinginan, sekarang aja mulai terasa nih udaranya,” sahutnya lagi.“Kalau begitu kita sekalian aja mandi bareng,” godaku.“Boleh.. Kamu sudah manjain aku,” sahutnya lagi.Dengan lembut aku mulai membuka seragam SMU Udiyani yang masih dikenakan saat itu. Siang itu suasana di salah satu SMU negeri di Denpasar sangat hiruk-pikuk oleh ramainya pengumuman bagi siswa kelas 3 yang akan mengakhiri hari terakhir mereka di sekolah tercinta. Lidahku begerak naik menelusuri betisnya yang jenjang dan berakhir di pahanya yang mulus.Gerakan lidahku semakin liar namun lembut, setelah sampai di pangkal pahanya. Mas,” desahnya tak teratur.Aku tahu kalau Udiyani begitu menikmati dan suaranya parau namun terdengar cukup sensual. Percintaanku dan Udiyani berlangsung kembali setelah acara makan malam




















