teleponmu. “Namanya saja teman yang lama sekali tidak ketemu, tentu banyak hal yang kami bicarakan, apalagi soal bisnis tawarannya itu. Bokep Sekarang kita lupakan saja semua itu, kita memikirkan dan menikmati pertemuan kita ini”.“Kak, aku sangat merindukanmu. Tapi sudahlah semua itu adalah takdir yang harus kita terima. teleponmu. Kami secara bersamaan bangkit dan merapikan pakaian lalu kubuka pintu, ternyata petugas Wisma mau tanya apa aku mau bermalam atau mau pulang, sebab ia mau kunci pintu pagarnya.Hampir bersamaan kami menjawabnya dengan kata “iya” setelah melihat jarum jam dinding sudah menunjuk pukul 12.30, lalu petugaspun berlalu dan aku kembali mengunci pintu. Ia nampak kebingunan menjawabnya satu persatu, sehingga ia hanya tersenyum sambil melambaikan tangannya ke arahku memanggilku masuk. Alangkah nikmat dan bahagianya perasaanku malam itu. Kadang Sari berbaring di kiri dan di kananku, bahkan




















