Ataukah sudah sadar? Rasanya pandangan mataku mulai nanar. Bokep Nafsu birahiku demikian mendorong aku untuk selekasnya bisa menikmati apa yang ditinggalkan Oom Bonny pada kondomnya. Yyoowwuujj.. Aku yakini yang telah meleleh tertumpah masuk ke rongga mulutku adalah sperma Oom Bonny. Spermaku semakin mendesak ingin keluar. Kudapatkan tisue bekas, ada kertas-kertas buangan, ada beberapa serpihan plastik bekas makanan dan lainnya yang tidak punya arti bagiku. Aku ngompol? Kondom-kondom itu berwarna putih transparan sehingga isinya nampak membayang. Yaahh.. Makin nyata bentuknya yang mirip balon yang belum tertiup. Aku bayangkan lendir-lendir kewanitaan Tante Indri nempel pada dinding luar kondom itu. Aku mencaplok kondom itu. Aku melihat lagit-langit kamar yang berputar-putar dan semakin menjauh. Khayalanku mengangkat aku dari bumi.










