gak mauya udah.. cantik bener loe hari ini Shin…!” ” Rayu bagas teman tapi mesra-ku“Mmm…mau cantik kek, mau jelek kek, masalah buat loe.” Ku perlihatkan mukaku dengan jutek.Aku pun berlari menuju ruang kelas dengan berlari kecil. Bokep suka kan yang gede-gede..hehehe.” Ledek om-om itu dengan senyum puas.Om-om itu bergerak kembali kehadapan ibu ku. Aku mengusap-ngusap dengan perasaan. triliiing..Ku baca sms itu ternyata dari cowokku. (Baca cerita sebelumnya), setelah aku menyaksikan erangan yang sangat memilukan telingaku. Namun hari-hari ini dia selalu menghindar dari ku. “Pasti lagi dengar musik kesukaan kamu sambil tidur-tiduran. Namun ibu hanya terdiam dan menganggap ku anak yang masih kecil, yang penting kamu bisa jajan ga usah nanya-nanya soal ayahmu..Itulah yang keluar dari mulut Ibu ku kalo aku menanyakan tentang siapa Ayah kandungku.Aku lihat ibu bersolek dengan Farfum bau yang




















