Itulah santapan rohaniku. Bokep Ataukah lagi.. Dengan menggelinjang mengangkat-ngangkat paha isteriku kembali dibuat mabuk kepayang. Ehhss.. Teruss.. Dia mengangguk.“Maafkan isteriku yah”Entah kenapa tiba-tiba mata kami bertatapan kembali. Aku yang berusia 38, isteriku 31, pembantu laki-laki 52, dan pembantu wanita 44. Marah. Aku tahu itu. Pelan sekali kubuka pintu, namun hanya seukuran setengah kepala. Kuaatt.. Eenaakk.. Mungkin kejadian tadi telah berulang kali berlangsung selama aku tidak di rumah.“Sudah sering kejadianya Mbok?” tanyaku. Yang penting bertenaga dan merangsek ke dalam.Menggeliat-geliat kayak cacing kepanasan si Mrs. Yaahh.. Setelah hampir 10 menit diangkatlah tubuh isteriku dan dibalikkannya menjadi posisi menungging.Gaya anjing rupanya dikenal juga oleh Si Tua ini. Sshh…” suara desisan isteriku berulang-ulang.Telaten sekali si pria (aku sudah menangkap sosok lawannya dengan jelas adalah pria) sehingga isteriku mulai bergerak meliuk-liuk dan menengadahkan kepalanya berkali-kali.“Uuhh..




















